Paid Surveys

readbud - get paid to read and rate articles
SocialTwist Tell-a-Friend
Tampilkan postingan dengan label Reviews. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Reviews. Tampilkan semua postingan

19 Februari 2009

Isilah Fikiran Dengan Nuansa Positif

Pesawat terbang diciptakan, terinspirasi oleh burung yang sedang terbang di angkasa, namun tahukah anda bahwa penciptaan burung yang begitu sempurna, tidak dapat ditiru persis oleh manusia. Sayapnya yang indah dipenuhi oleh jutaan bulu-bulu kecil yang tersusun rapi membentuk dan mengepakkan sayapnya dengan indah, menuki' tajam, melayang membentuk sebuah formasi di udara bersama kawanannya, betulkah kehebatan burung terbang dengan sayap yang sangat luar biasa itu ada begitu saja ?, tanpa ada yang menciptakan ?.

Bahkan burung sendiri seakan tidak tahu dan tidak mempunyai fikiran untuk bisa terbang dan memiliki sayap, atau mempunyai angan-angan untuk membuat sebuah sayap ciptaannya sendiri. Bila memang demikian lantas siapakah dibalik penciptaannya itu ?, pastilah Tuhan yang Maha Agung Allow SWT dengan kalamnya yang tak pernah habisnya, dan tak tertandingi oleh siapapun.

Andai seluruh lautan di dunia ini dijadikan tinta dan ditambah satu lautan lagi niscaya tidak akan cukup untuk menulis kalamulloh, subhanalloh. Lantas mengapa para cecunguk masih sombong tidak mau sujud keharibaan Ilahi ?. Sudah hebatkah mereka, dengan congkak dan sombongnya merasa dirinya paling pinter, menginjak nurani dan moralitas, atheis.

Alloh SWT ada bukan karena akal dan logika yang tinggi tapi, beliau ada sebelum akal dan logika itu diciptakan, otomatis akal dan logika itu sendiri tidak akan bisa menjangkau kalamulloh itu sendiri kecuali hanya sedikit.

Amatilah lingkungan sekitar, perhatikan dengan seksama bagaimana alam itu bereaksi, berjalan dan bergerak, renungkan, isilah fikiran dengan nuansa positif betapa anda akan menemukan keberadaan dan keagungan Alloh SWT.

By : Cakyoudee

Readmore »»

16 Februari 2009

Ponari Dan Indonesia

Fenomena dukun cilik Ponari telah membuat geger jagad paranormal dan pengobatan alternarif di Indonesia, dalam waktu singkat bisa tenar mengalahkan hebohnya dunia selebrity yang penuh hingar bingar, pongah dan exclusivitas-nya.

Sudah beberapa kali hal seperti ini pernah terjadi, seperti sumur tiban di Surabaya dan beberapa kejadian di beberapa tempat lain. Namun untuk kasus Ponari ini lebih unik, nyentrik, njelimet sekaligus ta'jub.

Uniknya adalah hanya sebuah batu kecil yang dicelupkan di air, nyentriknya si Ponari dengan gaya lugunya menebar obat dengan digendong, njelimetnya hanya hal sepele seperti ini ko' aparat tidak sigap, wualahh kueciilll..., inilah Indonesia, ndak tahu ya..!, apa yang membuat masyarakat dan pemerintahan ini selalu kecolongan atau apalah istilahnya.

Mustinya kejadian ini sudah segera direspon dengan baik oleh pihak-pihak yang merasa punya wewenang untuk mengaturnya. Ngapain harus ditutup segala, kalau memang ini lebih banyak manfaatnya, tinggal atur aja prosedur dan ketertiban prosesi pengobatan ala Ponari.

Ini adalah semacam energi dan aura positip yang sedang mengalir dari seorang Ponari, bisa juga beneran atau hanya sebuah sugesti, affirmasi, keinginan kuat untuk sembuh dari para pasien yang datang ke sana menyokong terbentuknya sebuah energi positip yang maha dahsyat, unlimited power.

Solusinya adalah atur sedemikian rupa agar semua bisa berjalan dengan tertib dan baik, toh tidak ada yang dirugikan dalam kejadian ini, karena bila ini memang benar-benar memberikan kebaikan bagi semuanya, lantas kenapa harus ditutup..!?.

Ta'jub-nya saya mengibaratkan Ponari sebagai sosok Joshua sang penyali cilik fenomenal, dalam usianya yang terhitung masih belia kala itu, telah mampu menghasilkan jutaan dollar dari menyanyi. Begitu juga Ponari dalam waktu singkat telah berhasil mengumpulkan pundi-pundi dollar yang diluar akal sehat manusia, bahkan mengalahkan penghasilan seorang blogger kelas dunia.

Kembali lagi, bahwa itulah beberapa kejadian yang sering terjadi di Indonesia, aparat selalu cuci tangan dengan kejadian seperti ini. Meninggalnya pasien di tempat Ponari bukanlah serta merta sebagai akibat dari Ponari, melainkan lebih pada kurang sigapnya aparat merespon dan menertibkan-nya.

By : Cakyoudee

Readmore »»

09 Februari 2009

Kimia Kebahagiaan

Panduan hidup zuhud yang sangat disukai kaum sufi --dijelaskan oleh Al-Ghazali-- diberi judul Kimia Kebahagiaan.

"Ketahuilah, bahwa manusia tidak diciptakan secara main-main atau sembarangan. Ia diciptakan dengan sebaik-baiknya dan demi suatu tujuan agung. Meskipun bukan merupakan bagian Yang Kekal, ia hidup selamanya; meski jasadnya rapuh dan membumi, ruhnya mulia dan bersifat ketuhanan. Ketika, dalam tempaan hidup zuhud, ia tersucikan dari nafsu jasmaniah, ia mencapai tingkat tertinggi; dan sebaliknya, dari menjadi budak nafsu angkara, ia memiliki sifat-sifat malaikat. Dengan mencapai tingkat ini, ia temukan surganya di dalam perenungan tentang Keindahan Abadi, dan tak lagi pada kenikmatan-kenikmatan badani. Kimia ruhaniah yang menghasilkan perubahan ini dalam dirinya, seperti kimia yang mengubah logam rendah menjadi emas, tak bisa dengan mudah ditemukan."

Readmore »»

25 Januari 2009

Bagaimana Mendesign Kitchen Set ?.

Mengawali review lingkaran yang digagas oleh Mas Albri, saya mendapatkan mandat untuk mereview blog yang urutannya ada dibawah, dengan senang hati kali ini saya akan mengulas seputar kitchen set atau bahasa kerennya dapur.

Dapur bagi saya ibarat sebuah alat pencernaan, dimana disitulah segala proses pengolahan terjadi sebelum di distribusi ke seluruh tubuh, bila pencernaan baik maka pendistribusianpun akan baik, begitu juga sebaliknya.

Demikian juga dengan rumah, ada dua hal yang sangat memegang peranan sebagai kunci kebersihan, kesehatan dan kenyamanan sebuah rumah, pertama adalah kamar mandi/wc kedua ruang dapur. Bila kedua hal tersebut bersih dan sehat bisa dipastikan ruangan lain pasti bersih.

Rumahku surga-ku, penghuni bisa merasa nyaman dan kerasan berlama-lama tinggal dirumah. Lantas bagaimana cara mendesign sebuah kitchen set yang baik ?, anda bisa serahkan pada ahlinya, pelajari dan konsultasikan sebelum anda membuat kithen set.

Sebab bila salah sedikit dalam mendesign maka akan berabe, dampaknya merembet ke budged dan kenyaman rumah anda.

By : Cakyoudee

Readmore »»

22 Januari 2009

Indonesia di Mata Para Pakar Dunia Shienting

"Wong Indonesia kuwi canggih lan pinter, nanging ko' yo tetep wae negorone ra maju-maju, jan-jane eneng opo to yo...?." ujar sesepuh dunia shienting yang mengaku sebagai Guru-dari segala Maha Guru saat ditemui team CakyoudeeDotCom di kediamannya, dikawasan Kutai Surabaya. Saya yang kala itu memang sengaja datang untuk mencari tahu, ngangsu ilmu bab per-shienting-ngan, diterima dengan hangat dan penuh keakraban.

Dengan tubuh yang masih tegap, walau usia sudah mendekati seabad, Profesor Wongso Indrajid demikian orang memanggilnya, menuturkan perihal perjalanan hidupnya, semasa mengikuti perang gerilya dulu. "Wong Londo kuwi licik, pinter nanging ora ksatria, senengane ngapusi, suka memper-alat pribumi, gak wani adu arep" katanya, sambil menghisap roko' cerutu -nya dalam-dalam.

Beliau juga tidak menyangka kalau negeri ini akan terbebas dari belenggu VOC, Indonesia yang boleh dibilang sama sekali tidak mempunyai senjata untuk perang tempo doeloe, la ko' sekarang bisa merdeka ini sama sekali tidak masuk akal, kilahnya.

Mungkin Belanda dan konco-konconya sudah mbuke'-mbluke' Prof, alias sudah kenyang, sudah bosan menjajah Indonesia, bayangkan 350 tahun bercokol disini, trilyunan dollar kekayaan lokal yang sudah berpindah kepemilikan dan diransfer ke negeri-nya.

"Ya...,ya...bisa jadi seperti itu ngger...., jadi jangan berkecil hati, sekecil apapun sebuah perjuangan, pasti akan membuahkan hasil. Seperti yang terjadi di Palestinan sekarang, suatu saat penjajah-penjajah yang mbedenggul itu juga akan waleh, bosan sendiri". Sahutnya.

"Indonesia sejatine kudu terima kasih karo Jepang, sebab krono Jepang-lah tentara NICA hengkang dari sini, terbirit-birit, kocar kacir, dientekno, ora wani babar pisan. Ning Jepang kuwi terlalu serakah, melakukan invasi kemana-mana, termasuk dengan Amerika". la ini koyo' dom bundel, bluleti.

Maksudnya begini, bersamaan dengan itu kebetulan Jepang juga masih melakukan perang dengan Amerika, sedang Belanda sudah bersih dari Nusantara, sampai akhirnya Amerika menitipkan dua Bom-nya di Hiroshima dan Nagashaki. Puncaknya Jepang kolleng, pusing tujuh keliling, bayangkan saja, baru nitip dua bom sudah ancur lebur, bagaimana kalau lima..?.

Otomatis pendudukan disini tidak terurus, chaos. Saat itulah para pemuda Indonesia, pejuang Indonesia bisa memanfaatkan peluang dengan baik. Dengan sigap melakukan konsolidasi, yang memang sebelumnya sudah dipersiapkan oleh Jepang melalui PPKI-nya.

Waduh, gayeng banget nih discuss sama Profesor yang satu ini, ya Profesor dari dunia Shienting, sampai tidak terasa waktu sudah menunnjukkan jam 2 dini hari, padahal besok harus ngantor nih..,

By : Cakyoudee

dilanjutkan besok aja ya...dah capek nih...

Readmore »»

30 Desember 2008

Konselling Dengan Si mBah...!?

Fenomena mendatangi mBah dukun, paranormal atau "orang pintar" kini semakin mengakar kuat di masyarakat. Entah berapa banyak pejabat, pengusaha, kalangan profesional, intelektual dan rakyat biasa telah menjadi konsumen atau pelanggan jasa perdukunan. Kondisi ini merupakan lahan subur bagi dunia perdukunan dan paranormal. Mereka kian gencar beriklan tentang kemampuan dan kesaktiannya.

Padahal si mBah dukun/paranormal tidak mempunyai "kelebihan" melainkan dengan cara berbakti, tunduk, taat dan menyembah jin. Berendam di pertemuan dua sungai, tapa dan meditasi di gua-gua, puasa mutih, menyembelih hewan dengan kriteria tertentu adalah sebagian bentuk dari penyembahan jin.

Allah berfirman: "(Dia adalah Rabb) Yang Mengetahui yang ghaib, maka dia tidak memperlihatkan kepada seorangpun tentang yang ghaib itu." (Al-Jin: 26).

Pengobatan alternatif, pengisian ilmu kesaktian, susuk, azimat, wafak, pengasihan dan lainnya dalam praktiknya banyak menggunakan jin dan setan. Setiap praktik si mBah dukun/paranormal yang menggunakan syarat, mahar, perantara dan mantera pantas dicurigai. Lewat syarat itulah, apakah namanya susuk atau azimat, jin masuk dengan cara yang disadari atau tidak disadari.

Mendatangi mBah dukun/paranormal adalah awal dari rentetan kesusahan. Menyelesaikan masalah dengan menambah masalah. Jin dan setan akan terus menanamkan rasa takut, gelisah dan ketergantungan bagi para konsumen dan pengguna jasanya, yang menyebabkan ia tak akan lepas dari pengaruhnya. Syarat-syarat yang beraneka ragam -dari yang tidak rutin atau rutin dikerjakan pada waktu atau tempat tertentu- itulah bukti nyata kekuasaan jin atas konsumennya.

"Dan bahwasanya ada beberapa orang di antara manusia meminta perlindungan kepada jin, maka jin-jin itu menambah bagi mereka rahaqo." (Al-Jin: 6). Arti rahaqo dalam ayat ini menurut Qatadah ialah dosa dan menambah keberanian bagi jin pada manusia. Rahaqo juga berarti ketakutan (Abul Aliyah, Ar-Rabi', dan Zaid bin Aslam). Ketika jin tahu manusia minta perlindungan karena takut pada mereka, maka jin menambahkan rasa takut dan gelisah agar manusia semakin tambah takut dan selalu minta perlindungan kepada mereka. (Ibnu Katsir, Tafsirul Qur'anil Azhim, 4/453).

Kembali ke Jalan Allah yang haq, dienul islam adalah jalan pertama dan terakhir agar terhindar dari dunia perdukunan yang penuh kesesatan dan kebohongan.

(Dikutip dari: Risalah tentang Sihir dan Perdukunan oleh Al Imam Asy-Syaikh Abdul Aziz bin Baz, dll)

Readmore »»

29 Desember 2008

Ayat-Ayat Cinta

Ada apa dengan cinta ?, satu kata yang bisa menghipnotis jutaan ummat manusia di dunia. Dua suku kata yang tak pernah habis dibicarakan oleh banyak orang. Cinta bisa membangkitkan semangat, antusiasme, optimisme namun bisa juga membunuh seketika, mematikan rasa, menumpulkan imajenasi.

Rasa cinta dan kasih sayang sebetulnya adalah naluri manusia sejak dilahirkan. Tengoklah saja bayi yang baru lahir, sudah ditimang-timang, dicium, dimanja. Beranjak dewasa sudah mulai mengenal dan tertarik dengan lawan jenis mereka dicinta dan saling mencintai, walau kadar cintanya tidak akan sama dengan saat masih bayi dulu.

Begitu banyaknya topik-topik cinta, tema-tema cinta yang berkutat di kehidupan manusia yang apabila dibahas tidak akan pernah ada habisnya. Cinta kepada Tuhan, cinta kepada Tanah air, cinta kepada keluarga, cinta kepada kedua orang tua, cinta kepada pasangan dan masih seabrek cinta yang mengalir menyusup di pembuluh nadi hingga bisa membuat manusia terlena karenanya.

Tidak sia-sia kiranya Tuhan menciptakan cinta lewat perasaan dan penghayatan ciptaannya. Sudah banyak dan tak terhitung lagi berapa ummat manusia yang telah dianugerahi oleh cinta, mereka sangat bergairah dalam hidupnya, menyongsong hari esok selalu penuh canda tawa dan keceriaan.

Dengan cinta, tak akan ada ungkapan-ungkapan "I hate Monday", "Gombal", "Mbelgedes", "Bajingan", "Sontoloyo", "Asu kerek", "Mbojai", bahkan "Jancu'"sekalipun. Karena cinta telah memberikan sejuta pengharapan bagi pelakunya, merangsang terpacunya andrenalin-andrenalin positif, yang telah memicu fikiran untuk berexpresi lebih baik, maju dan bahagia.

Banyak pula manusia-manusia yang telah mendapatkan kemakmuran dan kebahagiaan hanya gara-gara mengungkap rahasia dibalik kata cinta, sebut saja "film Ada Apa Dengan Cinta", "lagu Laskar Cinta dan Republik Cinta" dan yang terakhir yang paling heboh adalah "Novel, Lagu dan Film Ayat-Ayat Cinta"

Cinta telah menorehkan sejarah pada kehidupan ummat manusia, memancarkan kebahagiaan, keindahan, anggun, damai, pesona, anugerah, tulus, ikhlas, cerah, ceria, sejuk, tertawa, menangis dan bersimpuh kepada sang pencipta.

Tebarkanlah keindahan cinta dikehidupan kamu, aku dan mereka, lukislah aura bait-bait cinta, hunjamkan cinta di dalam dadamu, Akulah pelaku cinta, kamulah penghayat cinta, merekalah penebar ayat-ayat cinta.

Oleh : Cakyoudee

Readmore »»

25 Desember 2008

Setiap Peristiwa Netral Adanya

"Sebenarnya kita tidak terganggu oleh apa yang terjadi pada kita, namun kita terganggu oleh pemikiran tentang apa yang terjadi pada kita"


Ya begitulah yang terjadi. Setiap peristiwa adalah netral. Pemikiran kita terhadap peristiwa itulah yang mewarnai sikap dan perasaan kita.

Sebuah kenyataan : pemikiran dan perasaan bukanlah sebuah fakta dan mereka bukanlah diri kita yang sebenarnya. Oleh karena mereka bukan diri kita maka sebenarnya kita juga mudah melepaskannya. Kecenderungan untuk memegang dan melekat pada pemikiran yang membuat kita tidak bahagia ini juga tercermin dalam pemakaian bahasa. Ketika kita merasa sedih kita biasa mengatakan "Saya sedih" atau ketika merasa gembira kita mengatakan "Saya gembira". Kita senantiasa memperkuat keyakinan tentang kemelekatan diri kita dengan pemikiran dan perasaan kita sendiri.

Bagaimana jika kita katakan"Saya merasa sedih" atau "Saya merasa gembira"?
Bisakah Anda merasakan perbedaannya? Apakah kesimpulan Anda?

Demikian juga dengan perilaku anak-anak tercinta kita. Kita menanggapi perilaku mereka dengan latar belakang emosi yang kita miliki. Suatu waktu saat kita lagi gembira maka kita mentoleransi suatu perilaku namun di lain kesempatan di saat kita lagi jengkel maka perilaku yang sama yang ditunjukkan anak kita tadi bisa kita maknai dengan sangat negatif. Bahkan mungkin disertai dengan label negatif yang kita berikan pada sang anak tercinta.

Sudahkah kita meminta maaf atas kejadian-kejadian yang seharusnya menjadi tanggung jawab kita namun secara tak sengaja kita tumpahkan pada buah hati tercinta kita?

Semoga tulisan sederhana ini menginspirasi kita semua untuk senantiasa menjadi lebih bahagia dan menjadi orangtua yang lebih baik bagi anak-anak kita.

salam hangat penuh cinta untuk Anda sekeluarga,

By : Ariesandi

Readmore »»

13 Desember 2008

Inilah Jati Diri Negeriku

Bang Haji adalah sosok pioner negeri ini dalam mensohorkan musik dangdut hingga menjadi seperti sekarang. Indonesia mempunyai sosok legend, sang Raja yang tak mungkin turun tahta. Namun sebagian lagi masih tidak mau menerima musik ini karena dianggap sebagai musik comberan, kampungan dan norak. Realita zaman telah menjawab semua perjuangan yang telah dirintis oleh artis-artis dangdut Indonesia.

Dangdut telah menjadi warna yang tak lapuk dimakan derasnya kemajuan budaya dan tehnologi. Mengutip keterangan Bang Haji di Metro TV, bahwa dangdut memang sengaja menuangkan syairnya dalam bahasa Indonesia dan tidak dalam bahasa inggris atau yang lain. Dengan demikian orang mengenal dangdut dengan warna dan corak aslinya, yang akan menjadi sebuah pakem, suatu keharusan yang harus dipenuhi ciri-cirinya.



Dangdut akan terasa hambar jika dilantunkan dalam bahasa inggris, sebagaimana hambarnya dangdut tanpa seruling. Idealis dan Nasionalisme telah menyatu dengan warna dangdut, sehingga mengundang orang untuk belajar sesuai aslinya. Disinilah Nasinalisme akan menyeruak ke seantero bumi, dan inilah jati diri.

Oleh : Cakyoudee

Readmore »»

23 November 2008

Penduduk Indonesia 90 persen adalah Budhis

Manusia sering mengingkari hati nurani-nya, sengaja atau tidak, itu telah dilakukannya bertahun-tahun lamanya. seperti apa yang terjadi di lingkungan sekitar kita sehari-hari. Indonesia yang dalam hitungan statistik penduduknya mayoritas muslim, namun realita sehari-harinya sesungguhnya berbeda 180 derajat, perilaku dan kebiasaan adat istiadat yang menjadi pedoman dan rujukan keseharian sebetulnya lebih kepada ajaran budha atau budhis(budha islam).

Namun bila dibilang demikian kebanyakan beliau-beliau tidak terima, kita jadi bingung mana sih sebenarnya yang mau dipakai, islam atau budha ?. Sebagai contoh bila ada sanak keluarga yang meninggal, di islam sudah jelas diatur dan tidak ada ritual do'a 3 hari, 7 hari 40 hari dan seterusnya. Yang ada adalah mendo'akannya setiap waktu. Terutama dari keluarga yang ditinggalkannya.

Teori reinkarnasi tidak ada dalam islam namun yang terjadi kebanyakan para orang tua bercerita bagaimana si A sebagai titisan Kakek dan Neneknya. Lantas yang tidak kalah serunya bila anak muda mau melangsungkan sebuah hajat pernikahan, sesepuh di keluarganya pada sibuk mencari dan menghitung hari baik-nya.

Belum lagi adanya ritual-ritual ruatan, yang secara religi, itu semua adalah kebiasaan yang dilakukan oleh penganut budha, namun dalam praktik sehari-hari umat islam juga melakukannya, hanya beda do'anya dalam do'a islam.

Yang membedakannya hanya ada satu yaitu ketika melakukan ibadah sholat, begitukah........!, discuss yuukkkk......!

Oleh : Cakyoudee

Readmore »»

20 November 2008

Apa Yang Akan Anda Lakukan Bila Anda Diberi Dana Rp. 1 Milyar ?.

Bila tiba-tiba ada seseorang yang baik hati memberi anda uang Rp.1 milyar saat itu, apakah yang akan anda lakukan ?, menghabiskannya, menabung di bank, deposito, atau untuk mengembangkan sebuah usaha ?. Atau anda akan mencobanya beberapa alternatif usaha yang ada di bawah ini ;

Try Forex Trading

Free $50,000 practice account with charts, news, research & analysis.



Get paid for blogging
Get paid for writing blog posts about advertiser's products.



earn money online blog
Get paid $1750-$7000 weekly. Part time online jobs offered.



Atau beberapa pilihan usaha konvensional seperti ;


1. Membeli Sebuah Lahan Pertanian dan mengolahnya

2. Membuat Home Industri Kerajinan

3. Mendirikan Restoran

4. Mengolah Lembaga Pendidikan

5. Jual Beli di Bidang Property

Atau ada alternatif yang lain..?, yang sekiranya bisa mempercepat pengembangan usaha dan dana Anda .

Oleh : Cakyoudee


Readmore »»

01 November 2008

Apa Arti Sesungguhnya FAMILY?

Saya menabrak seorang yang tidak dikenal ketika ia lewat.
"Oh, maafkan saya" adalah reaksi saya. Ia berkata, "Maafkan
saya juga. Saya tidak melihat Anda." Orang tidak dikenal itu,
juga saya, berlaku sangat sopan. Akhirnya kami berpisah dan
mengucapkan selamat tinggal.

Namun cerita lainnya terjadi di rumah, lihat bagaimana kita
memperlakukan orang-orang yang kita kasihi, tua dan muda.
Pada hari itu juga, saat saya tengah memasak makan malam,
anak lelaki saya berdiri diam-diam di samping saya. Ketika
saya berbalik, hampir saja saya membuatnya jatuh. "Minggir",
kata saya dengan marah. Ia pergi, mungkin hati kecilnya hancur.
Saya tidak menyadari betapa kasarnya kata-kata saya kepadanya.

Ketika saya berbaring di tempat tidur, dengan halus Tuhan
berbicara padaku, "Sewaktu kamu berurusan dengan orang yang
tidak kau kenal, etika kesopanan kamu gunakan, tetapi anak-anak
yang engkau kasihi, sepertinya engkau perlakukan dengan sewenang-
wenang. Coba lihat ke lantai dapur, engkau akan menemukan
beberapa kuntum bunga dekat pintu. Bunga-bunga tersebut telah
dipetik sendiri oleh anakmu; merah muda, kuning, dan biru.
Anakmu berdiri tanpa suara supaya tidak menggagalkan kejutan
yang akan ia buat bagimu, dan kamu bahkan tidak melihat matanya
yang basah saat itu."

Seketika aku merasa malu, dan sekarang air mataku mulai menetes.
Saya pelan-pelan pergi ke kamar anakku dan berlutut di dekat
tempat tidurnya, "Bangun nak.. bangun..", kataku. "Apakah
bunga-bunga ini engkau petik untukku?". Ia tersenyum, "Aku
menemukannya jatuh dari pohon."

"Aku mengambil bunga-bunga ini karena mereka cantik seperti Ibu.
Aku tahu Ibu akan menyukainya, terutama yang berwarna biru."
Aku berkata, "Anakku, Ibu sangat menyesal karena telah kasar
padamu. Ibu seharusnya tidak membentakmu seperti tadi."

Si kecilku berkata, "Oh, Ibu, tidak apa-apa. Aku tetap
mencintaimu." Aku pun membalas, "Anakku, aku mencintaimu juga,
dan aku benar-benar menyukai bunga-bunga ini, apalagi yang biru."
Apakah anda menyadari bahwa jika kita mati besok, perusahaan
di mana kita bekerja sekarang bisa saja dengan mudahnya mencari
pengganti kita dalam hitungan hari? Tetapi keluarga yang kita
tinggalkan akan merasakan kehilangan selama sisa hidup mereka.

Mari kita renungkan, kita melibatkan diri lebih dalam kepada
pekerjaan kita ketimbang keluarga kita sendiri, suatu investasi
yang tentunya kurang bijaksana, bukan? Jadi apakah anda telah
memahami apa tujuan cerita di atas?

Apakah anda tahu apa arti kata FAMILY?

Dalam bahasa Inggris, FAMILY = KELUARGA

FAMILY = (F)ATHER (A)ND (M)OTHER (I) (L)OVE (Y)OU


Diterjemahkan dari: HARSH WORDS




Readmore »»

18 Oktober 2008

Honesty is a Habit

Babies born in the plain, honest, with what appear there. He is not ashamed, not afraid, do not even know do not understand anything about life and the life. He can only assign people around, people who cared, he did not know their own, can survive up to adults or will die tomorrow. However, omniscient God truly fair and wise, given the human feelings for each other regardless of the fellow.

From birth until the beginning of the growth, people around the main role in influencing the development of life and actions, they promote the red ink blue or black against the baby, who will soon become a human adult.

When he lived in the red so soon after the adults, 80% will be the man in red, as if he lived in the white environment, it will be 80% of white men.

If the birth since he grew up in an environment of good, polite, honest, the sequel will also be a honest man. Honesty is a habit, when the toddler since we have trained with honesty, even to adults to older, he will still be a fair man. Because the brain since we have a small pitch with a form of honesty.

No one had the java's elders who question that always requires (bibit, bebet, bobot/javanis) in determining the choice of life companion. As of the third case that the human is formed, such as what she later.

It does not cover the possibility that some can be changed in line with the incidents and events experienced during the journey his life. However, the 1000:1.

Humans are not perfect, practicing it ourselves every day to be honest man, honest in the face of God, man and ourselves. Because of the habit of honesty that will be created with the good.

By: Cakyoudee

Readmore »»

05 Oktober 2008

Rayakan Kemenangan 'Idul Fitri

Setelah sebulan berjuang memanage gejolak nafsu duniawi, tibalah saatnya merayakan hari kemenangan atas jerih payahnya. Sungguh Alloh SWT Maha Agung, betapa Dia mengerti arti dari sebuah hakiki manusia yang paling mendasar, ingin dihargai atas aktualisasi dirinya baik terhadap dirinya sendiri, sesama mahluk maupun terhadap penciptanya. Maka tibalah saatnya merayakan kemenangan itu pada hari dimana seluruh ummat islam disunnat-kan untuk melakukan sholat 'Idul Fitri pada saat terbit fajar. Kemenangan itu adalah kemenangan pribadi sekaligus kemenangan seluruh ummat sebagai sosok individu yang tunduk terhadap adab yang telah dititahkan oleh sang Khaliq untuk berperilaku santun andap asor bertata krama terhadap lingkungan sekitar, juga terhadap Bos dari segala Bos jagad raya ini.

Inti dasar sesungguhnya dari puasa adalah untuk mencapai derajat manusia sejati, memanusiakan manusia. Andai seluruh manusia di dunia ini mau berpuasa serempak selama sehari saja, coba kita hitung apa yang terjadi. Ada penghematan energi berskala global, kejahatan jelas akan menurun drastis, connecsitas humanisme yang alami yang tidak didasarkan atas kepentingan tertentu, karena selama berpuasa ada kaidah kaidah yang harus dipatuhi.

Lantas bagaimanakah bagi mereka yang merasa islam namun tidak menjalaninya ?, mereka mengabaikan tuntunan dan jobdis dari kreator alam ini. Tuhan tidak pernah menghukum hambanya, kecuali atas ulah dan perilaku mereka sendiri yang cenderung merusak. Maka janganlah kita berputus asa untuk mendapatkan rahmat dan ridlo-nya, berusaha dan berusahalah agar setiap detik kita menjadi manusia yang berkembang lebih baik.

Dalam 'Idul Fitri ini kita dituntut kejujuran diri, karena hanya kita dan Tuhanlah yang tahu bahwa kita termasuk orang-orang yang qualified untuk merayakan kemenangan itu atau tidak, dan patut mendapatkan ucapan selamat atas perjuangannya selama satu bulan Ramadan.

Akhirnya mudah-mudahan kita termasuk orang-orang yang dapat merayakan kemenangan itu, menjadi manusia sejati yang diridloi Allah SWT, menjadi manusia yang rahmatan lil'alamiin !. Taqobbalallohuminna waminkum !.

Oleh : Cakyoudee

Readmore »»

11 September 2008

Makna Ramadan di Zaman Edian

Bungkus penting, tapi isi lebih penting. Yang lebih penting lagi adalah yang membungkus dan yang mengisi. Itulah kira-kira sebagian makna hidup di dunia ini, bagaimana seharusnya kita mengisinya. Karena zaman sekarang adalah zaman kebalikan, kembali ke era jahiliyyah, zamannya sudah edian. Manusia-manusianya sudah tidak lagi mempedulikan baik-buruk, halal-haram, hitam-putih, yang penting kenyang, yang penting happy, muda foya-foya, tua kaya-raya, mati masuk surga, surgane mBahmu kui..!.

Mbok-ya sadar, berapa lama sih kita hidup di dunia ini ?. Kalau dingatkan malah meweli "yo wis ben neroko tak nggon-nggoni dewe". Dasar mbeddenggul, bagaimanapun juga kalau telinganya disumpel kerak-kerak nafsu, maka akan tuli dan mbidek. La wong dunia ini ibarat sebuah personal computer, bergantung pada setting-settingannya. Secara global juga sudah disetting oleh si empunya jagad. Bagaimana mungkin computer dengan basis linux bisa dioperasikan ala microsoft windows ?!. Akan banyak perangkat-perangkat yang tidak compatible. Heheheee....mBah Darmo ngerti komputer caaakkk..!. "La ya ada kemajuan, masak bisanya cuman nembang campursari sama uyon-uyon".

Kalau sedari awal sudah tidak pernah wudlu, tidak bernah dzikrulloh sangat kuecciiil kemungkinan untuk bisa husnul khotimah, kecuali atas kehendaknya. Bulan puasa, bulan penuh magfiroh ayo sama-sama kita manfaatkan untuk konsumsi TOWAK(noTO aWAK), alias menata diri agar selalu berada di koridor yang sesuai dengan tuntunan Rosuululloh Muhammad SAW.

"Jamane jaman edian, yen ora melu edian ora keduman, sak bejo bejaning wong kang lali isih bejo wong kang eling lan waspodo". Jangan ikut-ikutan edian, memang abot sanggane selalu berada di jalannya, banyak godaan, iming-iming, yang bikin gulu menjing clegu'en.

Namun bagi yang bisa melihat visi jiwa dan kehidupan dimasa datang justru itu menjadi sebuah tantangan positip yang dapat menjadi tumpuan untuk meretas di kehidupan yang lebih baik dan lebih baik. Maju secara uhrowi dan perkembangan jiwanya.

Masih ingat makna kalimat "MENSANA IN CORPORI SANO" ?, bahwa didalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang sehat dan kuat. Kalimat ini sekarang serasa kurang relevan, karena banyak sekali manusia-manusia yang sehat badannya namun jiwanya tetap sakit. Para pejabat negara juga sehat badannya namun tetap korupsi. Perkosaan , perampokan, penganiayaan dilakukan oleh orang-orang yang badannya sehat.

Diseberang jalan tidak jauh dari rumah ada seorang buruh kasar yang badannya kurus kering, guratan perjuangan hidupnya nampak di raut wajahnya, suatu ketika dia menemukan dompet tergeletak ditepi jalan, karena dia tahu pemiliknya saat lewat, maka dikejarnya si pemilik dompet sekuat tenaga dan menyerahkannya. Secara kasat mata badannya kurang sehat, kurang gizi namun jiwanya telah mendapatkan pencerahan dari olah rohaninya selama menjalani hidup ini dengan baik. Jiwanya sehat, dia tahu itu bukan menjadi haknya, maka diserahkan dompet itu kepada pemiliknya.

Harapannya kita semua bisa belajar dari kehidupan dimasa lalu sekarang dan yang akan datang. Mati sudah pasti tak dapat dihindari, apalah artinya harta jika membuat kita sengsara. Kebahagiaan hanya ada didalam hati sanubari kita masing-masing, kitalah yang mempola suasana untuk menjadi bahagia atau tidak.

Oleh : Cakyoudee

Readmore »»

07 September 2008

Samakah Manusia dengan Hewan...?

Konon ketika para nabi diutus oleh Tuhan ke bumi ini tak lain adalah guna menyampaikan petuah bijak untuk menata perilaku dan ahlaq manusia yang tak berstandar dan cenderung hukum rimba yang berlaku, siapa yang berkuasa dialah yang punya lebih banyak wewenang untuk mengolah jalannya kehidupan. Bagaimana kisah seorang Fir'aun yang karena kekuasaannya, dia menindas rakyat, membunuh, bahkan mengaku dirinya sebagai Tuhan yang berhak dianut dan disembah.

Sejarah mencatat bahwa kehidupan sebelum datangnya seorang nabi adalah kehidupan jahiliyyah, manusia tanpa peradaban. Tidak hanya secara aqidah namun dalam perilaku kehidupan sehari-hari sudah carut marut, perbudakan dimana-mana, penindasan hak-hak dasar manusia, penyimpangan sex, pembunuhan dll.

Kini setelah datangnya utusan Tuhan, peradaban itu tertata rapi dan sangat santun, menjadi manusia yang bermartabat, berbudaya dan bertata nilai tinggi. Namun yang terjadi sekarang adalah manusia cenderung mengambil titik balik yang berbeda, mereka suka dengan perilaku kehewanan, penyimpangan sexual, anarkisme dan perbudakan.

Free sex sudah menjalar ke seluruh strata kehidupan, dari yang remaja hingga orang tua, dari yang kere sampai kaya, dari kota hingga ke pelosok desa. Dengan seribu satu cara membungkus nafsu hewannya guna memuluskan skenario agar targetnya terpenuhi.

Tata nilai sudah tidak berlaku asal keinginannya terwujud, Nilai manusia kini sudah terlalu tinggi dan mahal, karena sesungguhnya manusia itu sendiri sudah lenyap ditelan peradaban peri-kehewanan. Lantas samakah manusia dengan hewan...?

Bersyukurlah bagi mereka-mereka yang masih sadar akan eksistensi dirinya sebagai manusia.

Oleh : Cakyoudee

Readmore »»

26 Agustus 2008

Apakah Yang Diinginkan Dari Tayangan Televisi ?.

Belakangan ini banyak peristiwa kawin cerai yang dialami oleh celebrities Indonesia, sengaja atau tidak, mau atau tidak hampir setiap hari kita selalu dicekoki gosip-gosip kehidupan para artis, yang notabene selalu berisikan informasi yang mengarah dan cenderung negatif. Dampaknya adalah kecenderungan manusia, "apa yang dilihat akan diyakini dalam hati dan dilakukan dengan perbuatan". Sehingga informasi ini cenderung tidak mendidik, meracuni pikiran dan otak, penikmat tayangan televisi.

Belum lagi tayangan sinetron-sinetron yang banyak menuangkan cerita pergaulan bebas dan kenakalan remaja. Apa sih nikmatnya nonton sinetron ?. Apakah bila tidak nonton lantas perusahaan kita akan bangkrupt atau gaji kita dipotong, atau apa ya...!?, sehingga begitu banyak penonton televisi yang rela meluangkan waktunya hanya untuk mengikuti jalan ceritanya.

Begitu pula dengan tayangan iklan, kita yakin 95% pelaku iklan adalah bohong, kalau kita konfirmasi kepada para artis iklan, hampir bisa dipastikan bahwa mereka tidak pernah mengkonsumsi atau menggunakan produk yang diiklankan.

Lantas apakah sebenarnya hikmah yang dapat kita ambil dari semua itu ?. Karena ini sudah menjadi budaya, sebaiknya kita bisa membalikkan hal-hal yang negatif menjadi positif. Jangan biarkan otak menjadi sasaran produk-produk negatif, perilaku miring yang telah membudaya.

Otak manusia ibarat sebuah mesin pabrikan, bila input-nya negatif maka outputnya-pun negatif, begitu juga sebaliknya. Maka jejalilah !, inputlah !,otak kita dengan hal-hal yang positif, yang bermanfaat. Agar hidup yang hanya sebentar ini tidak menjadi sia-sia dan berguna bagi lingkungan sekitar.

Oleh : Cakyoudee

Readmore »»

02 Agustus 2008

Hari Ini Aku Bingung

Tidak terasa sudah 11 tahun aku menorehkan tinta suka duka di diary yang tak terlihat, nulis tanpo papan, namun terasa dalam hati. Aku hanyalah sepenggal catatan kehidupan yang terhapus oleh tinta penghianatan dan pengejawentahan ego yang kebablasan.

Tiga buah catatan tintaku dalam diary itu telah berwujud, yang tak mungkin bisa terhapus walau oleh gerusan kemajuan zaman sekalipun. Inilah yang mampu membuat diriku bertahan dan berdiri kokoh, menghentakkan emosi antusiasme dalam kehidupan.

Ribuan angan yang telah terbalut kasih dan belaian sayang, seakan lenyap seketika. Sandaran hati telah goyah oleh coretan-coretan kelabu. Aku telah berusaha bangkit merevisi diary-ku, memperbarui kaidah kaidah yang hilang, menghiasi dan merawatnya.

Hingga detik ini aku semakin bingung dibuatnya, tidak tahu harus berbuat apa. Fikiranku lelah, hatiku goyah, namun belum patah.

Tak sanggup rasanya bila ku harus tuangkan lamunan dan hayalanku pada diary yang baru, dunia serasa hampa tak bermakna. Tintaku telah habis, coretanku kian terkikis.

Dimanakah pengembaraanku akan berlabuh ?. Hari ini aku bingung...!.

Oleh : Cakyoudee

Readmore »»

26 Juli 2008

Belaian Kasih Sang Sutradara

Beberapa tahun yang lalu sebelum badai krisis moneter melanda negeri ini, kami sempat membeli sebuah rumah di bilangan Candiloka Sidoarjo(hehehe..., kaya' Jakarta aja ada bilangannya). Kami sempat mendiami rumah tersebut selama tiga tahun, meski dua tahun sebelumnya sempat kosong karena jarak antara tempat kerja dengan lokasi hunian yang lumayan jauh.

Tahun-tahun pertama berada di Sidoarjo sangat menyenangkan, sebuah kota kecil dengan ruang tata kota yang bersih dan rapi. Kami sangat menikmati suasana kotanya yang damai, ndak seberapa crowdid kayak Surabaya.

Sesekali kami dikunjungi oleh Orang Tua kami dan family, menyenangkan, penuh dengan pesona alam pedesaan dengan kehangatan kasih sayang dari sanak saudara. Meski demikian kami belum memutuskan untuk mengurus dan membuat ID Card dengan domisili Sidoarjo, karena saat itu perasaan kami memang belum pas aja.

Bersamaan dengan itu rizqy yang kami dapat juga meningkat pesat, Allah SWT telah memberikan income lebih menurut ukuran kami. Karena saat itu juga saya bisa beli dua buah mobil, satu Honda Phantom dan 12 sepeda motor yang kami peruntukkan buat kawan-kawan yang membutuhkannya. Dan ada satu lagi keinginan kami yang belum terwujud, mendirikan sebuah pondok pesantren, meski kedengarannya muluk tapi memang itulah yang terlintas di benak kami saat itu.

Duuh...Gusti...Pengeraning Jagad...!, belum lama berselang dan belum sempat terwujud semua keinginan itu. Kami dihadapkan pada sebuah pilihan yang mengharuskan kami untuk melepas asset rumah kami satu-satunya di Sidoarjo ini. Mau atau tidak, suka atau tidak, kami harus melepasnya, tentu dengan harga yang masih lumayan tinggi saat itu.

Meski dengan perasaan dongkol akhirnya kami kembali ke surabaya, dengan membawa segudang cita-cita dan keinginan yang belum terwujud. Namun siapa sangka selang beberapa tahun setelah kami di Surabaya, terdengar kabar gonjang-ganjing bencana lumpur Lapindo Brantas di Sidoarjo, dan itu terjadi kira-kira 5 km dari rumah kami yang sudah terjual.




Kamipun sempat mendatangi tetangga kami sidoarjo setelahnya, sekalian menanyakan perkembangan lumpur. Benar juga saat kami bertandang ke sana banyak kawan-kawan dan tetangga yang sedih dan mengeluh, karena sekarang rumah mereka sudah tidak diminati orang meski dengan harga yang relatif murah.

Duuh...Gusti Pengeraning Jagad...!, Allah SWT yang maha mengetahui segala urusan manusia, kami bersimpuh dihadapanmu....!. Mohonkan ampun atas segala kekilafan dan dan kesalahan kami, ampuni segala dosa-dosa kami..!, Engkaulah sang Sutradara kehidupan...!, belaian kasih sayangmu baru kami rasakan saat ini. Sungguh tindakan dan rencanamu diluar kuasa manusia. Lahaula wala kuwwata illa billah..!

Oleh : Cakyoudee

Readmore »»

20 Juli 2008

Gundah Hati Mencarimu yaa.....Rabb...!

Disaat Ruh dan jiwa sedang berpetualang mencari setetes tegukan kalam yang damai, pengembaraan dimulai, relung-relung hati terbang ke tanah rantau hanya untuk menemukan jawaban yang diinginkan.
Berjuta pertanyaan yang terselip selama ini satu persatu mulai terkuak, ketidak-puasan qalbu mendorong raga terus menapaki perjalanan setapak demi setapak meski tidak terasa sudah ribuan mil dilalui dan kaki terasa melepuh karenanya.

Semakin jauh kaki melangkah semakin kosong dan hampa jiwa terasa, pemahaman dan pengalaman rohani dan ragawi belum mampu menyejukkan dan menemukan kedamaian hati, hanya untuk bersanding di sisi keharibaanmu yaa... Rabbul izzati.

Aku yang sendiri dan tidak sendiri mencari dan mencari, karena kebingungan atas jawaban yang belum menyentuh sang ruh dan jiwa ini. Ksatria Nan gagah si "Penakluk Dunia" tak mampu memuaskan karena perananannya yang islami tapi tidak islami, sang "Maestro Tradisi Cultural" juga ogah-ogahan dan apatis dengan sumber-sumber keislaman yang sejati, sedangkan "Pakar Konseptor Edukasi" yang sudah menguasai separuh jagad ini juga belum sepenuhnya bisa menghancurkan dinding-dinding coral yang menjadi penghalang bagi terbukanya hijab atas dirimu yaa...Rabbul Jalil.

Aku yang sendiri dan tidak sendiri semakin lelah dan semakin jauh, bingung semakin bingung, Sang penghuni Arsy tidak kunjung mendekap di relung hati. Engkau diantara ada dan tiada, antara ya dan tidak, antara A dan Z, antara 0 dan tak terhingga. tidak dan belum ada jawaban.

Lelah akhirnya aku dibuatnya, pasrah dan gelisah namun jiwa sudah payah. Lama juga sudah aku menjauh dari..Mu ya..Rabb, titahmu terabaikan. Ruh dan jiwa ini tak kunjung tersejukkan atas keberadaanmu di jagad raya ini.

Aku yang benar-benar sudah merasa sendiri akhirnya juga tidak sendiri, saat-saat jiwa ini haus belaian dan usapan atas firman-Mu. Engkau muncul dihadapanku, "Sesepuh Tanah Seberang" yang sudah pakar di "Alam Kontra Islami" menuangkan kajian ilmiahnya tentang semua hal yang menjadi pengembaraan atas ruh dan jiwaku yang sudah bertahun-tahun kosong tanpa isi.

Engkau memberi kesejukan dan kedamaian hati dari hal yang bukan menjadi sumber pencarianku, aku yang sendiri dan tidak sendiri kini benar-benar telah tidak sendiri, karena Engkau sang penguasa jagad, Robbul 'Alamiin telah memberikan setetes embun kesejukan dan kedamaian dalam qalbu ini. Dan engkau benar-benar telah hadir di haribaan-ku. Aku yang telah menemukan kedamaian hati dalam Islam.

Oleh : Cakyoudee

Readmore »»

Cakyoudee

Top Articles

Widget by ateonsoft.com

  © Hak Cipta 'Dilindungi' Oleh Alloh SWT 2008

Back to TOP